| Menjual Diri |
|
|
|
| Ditulis Oleh Didik Wijaya | |
| Sabtu, 06 Mei 2006 | |
|
Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya, yaitu Dua Pekerjaan Penulis. Di dalam tulisan itu dijelaskan bahwa selain menulis ada tugas lain yang harus dilakukan seorang penulis yaitu menjual. Nah, tulisan kali ini akan membahas bagaimana caranya. Pertama-tama, saya ingin menekankan pengertian menjual bagi seorang penulis. Yang dimaksud dalam tulisan ini adalah Anda harus menjual diri sendiri. Kesannya kenapa jadi vulgar begini? Bukan seperti itu, jangan salah sangka dulu. Pengertiannya begini. Sebagai seorang penulis, Anda harus membuat setiap orang orang mengenal nama Anda. Mengapa harus begitu? Jadi Anda harus menjual diri Anda, menjual nama Anda, dan membuat nama Anda dikenal sebanyak mungkin orang. You have to sell yourself. Dalam istilah marketing, The Brand Is You. Anda bisa menulis berbagai judul buku, tetapi hanya satu mereknya-nama Anda. Ingat, mereknya bukan merek penerbit. Merek penerbit tidak bisa menjual. Yang bisa menjual adalah penulisnya. Jadi pastikan nama Anda tidak membuat orang berkerut kening, "Who the hell is the writer?" Setelah Anda membaca ini, barangkali Anda menyangkal keras. Bagaimana saya bisa menjual diri bahkan nama, lha buku saja belum ada satupun yang terbit. Lebih baik saya menunggu buku saya terbit baru saya berkoar-koar. Ini lho SAYA. Ini adalah pengertian yang salah. Sebenarnya, menjual diri supaya lebih dikenal orang lain adalah proses yang bisa dilakukan kapanpun, dimanapun dan oleh siapapun. Bahkan sebelum Anda menulis buku. Ada satu hal yang harus Anda lakukan bila Anda ingin menjual diri Anda. Hanya satu? Yup, hanya SATU. Tapi bila Anda lakukan dengan baik dan terus menerus, maka Anda akan memetik hasilnya nanti. Baca ini dengan baik kata demi kata. MEMBANGUN REPUTASI. Membangun reputasi? Bagaimana caranya? oleh Didik Wijaya |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|





